Selasa, 21 Maret 2017

Politikus Partisan dan Politikus Ideolog


Politikus adalah orang yang bercita-cita untuk dan atau memegang jabatan pemerintah, tidak pedulinapakah mereka diplih, di tunjuk, atau pejabat karir, dan tidak memindahkan apakah jabatan itu eksekutif, legislatif dan yudikatif. Daniel Katz (dalan Nimmo, 1989) membedakan politikus ke dalam dua hal yang berbeda berkenaan dengan sumber kejuangan kepentingan politikus dalam proses politik. yaitu: Politikus Ideolog (negarawan), serta Politikus Partisan.




A. Politikus Partisan adalah orang yang dalam prses politik lebih memperjuangan kepentingan seseorang langganan atau kelompoknya dengan demikian, politikus utama yang bertindak sebagai komunikator politik yang menenukan dalam pemerintah Indonesia adalah: para pejabat eksekutif (presiden, mentri, gubernur), para pejabat eksekutif (ketua MPR, ketua DPR/DPD, ketua fraksi, anggota DPR/DPD), para pejabat yudikatif (ketua/anggota mahkamah agung, ketua/anggota mahkamah konstitusi, jaksa agung, jaksa).

B. Politikus Ideolog adalah orang-orang yang dalam proses politik lebih memperjuangkan kepentingan bersama/publik. mereka tidak begitu terpusat perhatiannya kepada mendesakkan tuntutan seorang langganan atau kelompoknya. mereka lebih menyibukkan dirinya untuk menetapkan tujuan kebijakan yang lebih luas, mengusahakan reformasi, bahkan mendukung perubahan revosioner-jika hal ini mendatangkan kebaikan lebih bagi bangsa dan negara.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar